Serangan rudal di Jalur Gaza. (Foto: Reuters)

Juru Bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan saat ini Pemerintah Indonesia telah menyusun rencana kontigensi evakuasi WNI dengan beberapa skenario situasi.

“Saat ini pemerintah melalui KBRI Amman, KBRI Beirut, dan KBRI Kairo sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi WNI yang berada di wilayah Palestina, khususnya 10 orang WNI yang berada di Jalur Gaza,” kata Iqbal.

Secara terpisah, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, Judha Nugraha meminta WNI yang berada di Palestina dan Israel untuk segera keluar dari wilayah dua negara tersebut.

Mengenai rencana evakuasi, kata dia, situasi keamanan di lapangan bervariasi tergantung lokasinya, baik di Palestina maupun Israel.

“Untuk lokasi yang masih memungkinkan pergerakan yang relatif aman, seperti beberapa titik di Israel, para WNI diminta untuk segera meninggalkan wilayah tersebut, termasuk WNI wisatawan,” ucap Judha.

Sebagai informasi, jumlah korban tewas akibat konflik bersenjata antara Israel dengan Hamas sejak 7 Oktober 2023 terus bertambah.

Hingga Senin (9/10), korban tewas akibat serangan Hamas ke Isreal berjumlah 1.487 orang. Sedangkan korban luka mencapai 6.327 orang.

Sementara itu, mengutip dari AFP, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Palestina menyebutkan, hingga Senin (9/10) korban tewas di Jalur Gaza mencapai 687 orang. Sedangkan korban luka-luka sebanyak 3.727 orang sejak Israel melancarkan serangan balasan melalui udara.