Langkah tersebut mencapai tonggak penting ketika Rich Sparkle Holdings, perusahaan publik yang terdaftar di bursa Amerika Serikat, mengumumkan akuisisi saham dan kemitraan strategis terkait merek Khaby Lame. Nilai transaksi yang dilaporkan mencapai sekitar 900 juta dolar AS, sebuah angka yang jarang terjadi dalam industri kreator individu.

Dalam skema ini, Rich Sparkle Holdings memperoleh hak komersial global eksklusif atas merek Khaby Lame untuk periode awal 36 bulan. Yang membedakan kesepakatan ini dari kontrak influencer pada umumnya adalah posisi Lame sendiri. Ia tidak sepenuhnya “menjual” mereknya, melainkan tetap terlibat aktif dan bahkan menjadi pemegang saham pengendali di perusahaan tersebut.

Dengan demikian, Khaby Lame secara efektif bertransformasi dari sekadar pembuat konten menjadi pemilik ekuitas dalam perusahaan publik yang mengelola dan memonetisasi pengaruh digitalnya. Ini mencerminkan perubahan besar dalam cara industri menilai pengaruh media sosial bukan lagi sebagai popularitas sementara, tetapi sebagai aset bisnis bernilai tinggi.

Menurut estimasi dari platform data kekayaan selebritas internasional, kekayaan bersih Khaby Lame saat ini berada di kisaran 80 juta dolar AS. Angka tersebut berasal dari berbagai sumber pendapatan, termasuk kemitraan merek global, lisensi konten, penjualan merchandise, serta bayaran unggahan bersponsor yang dilaporkan dapat mencapai hingga 750.000 dolar AS per postingan.

Meski nilai transaksi dan valuasi perusahaan yang terkait dengan mereknya sangat besar, Lame tetap dikategorikan sebagai jutawan, bukan miliarder. Hal ini disebabkan oleh perbedaan mendasar antara valuasi perusahaan dan kekayaan pribadi yang dapat dicairkan. Sebagian besar nilai tersebut masih terikat dalam bentuk saham dan aset bisnis jangka panjang.