Rancangan resolusi tersebut mengungkapkan keprihatinan besar terhadap eskalasi kekerasan terkini di Gaza.

Erdogan pun menegaskan bahwa Turki tidak memaafkan serangan yang menargetkan warga sipil di Israel. Namun, menurut dia, Israel tidak peduli dengan warga yang tewas tersebut.

“Kami sedih atas kematian setiap warga sipil dengan cara apa pun, namun Israel tidak peduli,” ujarnya.

Erdoga mengatakan Turki akan terus membela kaum tertindas selama masa-masa sulit. Hal itu disebutnya sama seperti yang dilakukan Turki pada Perang Dunia Kedua dan 500 tahun yang lalu.

“Saya mengulangi seruan yang saya kepada pemerintah Israel dalam beberapa hari terakhir. Perhatikan seruan kami untuk memberikan bantuan kepada kaum tertindas dan membuka pintu dialog untuk membangun perdamaian. Datanglah hari ini dan ambil langkah positif, mungkin untuk pertama kalinya dalam hidup Anda. Hidup, demi masa depanmu dan anak-anakmu,” tegas Erdogan.

Warga Palestina Terpaksa Mengungsi

Erdogan melanjutkan, banyak warga Palestina yang secara bertahap terpaksa mengungsi dari rumah dan Tanah Air mereka, dan kehidupan mereka terkena dampak akibat serangan yang dilakukan Israel sejak pendiriannya. Dia juga menekankan bahwa Hamas bukanlah teroris melainkan pejuang.