“Tentu saja, dalam iklim yang penuh api dan darah seperti ini, ada kejadian-kejadian yang disesalkan. Namun, tidak ada satupun dari kejadian-kejadian ini yang bisa dijadikan alasan untuk kampanye yang bertujuan mendiskreditkan perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Palestina dengan berbagai nama,” ujarnya.
“Saya katakan bahwa Hamas bukanlah organisasi teroris, dan Israel sangat terganggu dengan hal ini” sambungnya.
Kembali lagi Erdogan menuding, pemilik sebenarnya dari peperangan di Gaza ini adalah Barat yang mendukung keinginan pemerintah Israel. Karena, Israel tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dukungan dunia Barat.
Erdogan mengungkapkan, Israel berada di belakang kelompok teror PKK, YPG, dan FETO, yang memberi mereka uang dan senjata. (*)

Tinggalkan Balasan